Berjibaku dengan Api, Babinsa Sampang dan Damkar Jinakkan Kobaran di Lahan Bambu Kemuning
- 24/09/2026
- 0
- 2 minutes read
Sampang – Kobaran api membesar di tengah lahan bambu dan semak kering Dusun Tebben, Desa Kemuning, Kecamatan/Kabupaten Sampang, Rabu (23/9/2026) sekitar pukul 18.15 WIB. Kondisi lahan yang kering serta dipenuhi rumpun bambu membuat api dengan cepat merambat dan mengancam area di sekitarnya.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh seorang warga yang melintas di jalan samping lahan kosong. Warga melihat kobaran api di area pohon bambu dan segera menghubungi Babinsa Koramil 0828/01 Sampang, Serka Sugeng, serta petugas pemadam kebakaran untuk meminta bantuan.
Mendapat laporan tersebut, personel Kodim 0828/Sampang bersama petugas Damkar bergerak cepat menuju lokasi. Satu unit tangki pemadam milik Kodim Sampang langsung dikerahkan untuk membantu proses pemadaman.
Setibanya di lokasi, Babinsa bersama warga berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, kobaran api semakin membesar karena kondisi lahan yang kering dan banyaknya rumpun bambu yang mudah terbakar.
Dalam situasi tersebut, Babinsa dan personel Kodim dengan sigap memasuki area rumpun bambu untuk menjangkau titik-titik api. Dengan ketangkasan dan kehati-hatian, mereka berjibaku bersama petugas pemadam untuk menghentikan perambatan api.
Sebanyak tiga unit kendaraan pemadam dari Damkar dan Kodim 0828/Sampang kemudian dikerahkan. Mobil Damkar TNI AD Kodim 0828/Sampang bersama tangki penyuplai air turut tiba di lokasi untuk mendukung pemadaman yang dilakukan secara gabungan oleh personel TNI dan petugas Damkar.
Petugas menyisir area semak dan rumpun bambu untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang tersisa. Setelah kobaran berhasil dipadamkan, dilakukan pengecekan ulang dan pembasahan lahan guna mencegah api kembali menyala.
Pemadaman berlangsung aman dan lancar. Lahan kering dan rumpun bambu dengan luas sekitar 500 meter persegi sebagian terbakar. Tidak terdapat korban jiwa maupun korban materiil dalam kejadian tersebut.
Dari hasil penanganan awal, kebakaran diduga dipicu oleh aktivitas pembakaran sampah yang tidak diawasi hingga api merambat ke lahan kering. Lokasi tersebut juga diketahui memiliki banyak rumpun bambu sehingga api relatif mudah menjalar.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan, khususnya di tengah kondisi lahan yang kering. Pengawasan terhadap api sangat penting untuk mencegah kebakaran meluas dan membahayakan lingkungan maupun masyarakat sekitar.

Kecepatan Babinsa, personel Kodim, Damkar, dan warga dalam merespons laporan menjadi kunci sehingga kobaran api dapat dikendalikan sebelum meluas lebih jauh.
TNI hadir di tengah masyarakat, sigap membantu dan bergerak bersama rakyat dalam menghadapi setiap potensi bencana di wilayah.